How The Universe Works



Lewat video di tiktok gue seorang ibu yang menyadari bagaimana alam semesta bekerja lewat anak-anaknya. Ibu ini punya dua orang anak perempuan, anak pertama sangat vokal tentang apa yang dia suka, selalu vokal dalam menyampaikan hal yang dia inginkan, sedangkan anak keduanya vokal dalam menyampaikan hal yang tidak ia inginkan. Dalam hal ini mereka sedang membicarakan sarapan, anak pertama langsung menyebutkan kalau dia sedang ingin makan pancake dengan sirup pagi itu. Saat sang ibu menanyakan kepada anak keduanya, sang anak hanya berkata bahwa ia sedang tidak ingin makan pancake. Sang ibu kemudian menyiapkan makanan anak pertamanya dengan cepat, menambahkan buah berry-berryan karena sang kakak juga sangat vokal dalam memberitakan kesukaannya kepada buah-buahan tersebut, sementara sang adik selalu berkata bahwa dia tidak suka dengan buah-buahan yang sama.

Menurut sang ibu, mudah untuk memberikan hal-hal yang menyenangkan anak pertamanya karena dia tahu apa yang disukai dan bisa diberikan, sedangkan kepada anak keduanya dia bingung karena sang ibu hanya tau apa yang dia tidak sukai. Sang ibu akhirnya membuat sebuah permainan, yaitu untuk meneriakan dengan keras nama bendanya jika mereka menyukainya. Di hari itu, hari yang panas, mereka bermain di taman depan rumah, tentu saja tukang es krim akan hadir di saat yang tepat. Saat membeli es krim, ia mendengar anak keduanya berteriak. "I love strawberry ice cream!", dan sang ibu terkejut karena dia selalu memberikan anaknya es krim vanilla karena dia hanya tahu bahwa anaknya tidak suka es krim cokelat.

Saat menonton video singkat ini gue langsung terhenyak, seperti diingatkan kembali bahwa gue harus tahu apa yang gue mau dan gue suka untuk alam semesta bisa memberikan itu ke gue. Emang beberapa waktu belakangan ini gue suka bertanya sama diri sendiri sih maunya tuh apa, dan ngejalanin kerjaan kok kayak mau gak mau karena banyak ngambil kerjaan yang gak sejalan sebenernya di hati. Kayak diingetin lagi buat gak apa-apa untuk teguh dengan keinginan, jangan takut buat berkembang, jangan takut kehilangan comfort zone saat ini (yang udah gak comfort-comfort amat) karena lagi mau masuk ke comfort zone baru.

Comments

Popular Posts